Showing posts with label Bangka. Show all posts
Showing posts with label Bangka. Show all posts

22 April 2008

Jagoan Baru dari Bangka-Belitung

Bangka Belitung harus berbangga, dua putra daerahnya yang tampan dan mempesona telah berhasil menyelesaikan pendidikan di Magister Kebijakan dan Manajemen Pelayanan Kesehatan UGM dengan hasil yang sangat memuaskan.

Riza Fahriansyah, staf di Dinas Kesehatan Propinsi Bangka Belitung, menyusun tesis yang berjudul Kebijakan Sumber Daya Manusia Kesehatan di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Perjuangannya sangat mengagumkan. Perjalanan Bangka-Belitung PP ditempuh dengan semangat berapi-api, demi mendapatkan data penelitian di Dinas Kesehatan se-Propinsi Bangka Belitung. Usahanya kian menggila tatkala menyusun lembar demi lembar naskah tesis, sembari menanti kelahiran buah hatinya yang pertama.

Muhammad Yulhaidir, staf di Dinas Kesehatan Kabupaten Belitung Timur, menulis tesis yang berjudul Orientasi Kebijakan Kesehatan Daerah di Kabupaten Belitung Timur. Tesis ini begitu menggemparkan, tak heran bila tim penguji mengganjarnya dengan nilai A. Ia pun boleh berbangga, dengan deretan nilai A di transkrip nilai, predikat Cumlaude pantas untuk disandang. Andrea Hirata harus berhati-hati, kini Ia mempunyai saingan dari seorang Putra BELTIM pertama yang menggondol gelar M.Kes.

SELAMAT dan SUKSES untuk kedua pendekar dari tanah Bangka Belitung. Smoga ilmu dan kesaktian yang telah diperoleh dari kawah Candradimuka KMPK, bisa bermanfaat untuk menyebarkan ajaran yang penuh welas asih.

02 April 2008

Foto2 Buku Sumbangan Alumni SMU

Bertepatan dengan kesempatan libur Hari Raya Nyepi bulan Maret yang lalu, Saya berkesempatan mudik. Kebetulan Aam, Misto dan Saya sendiri pernah kepikiran untuk menyumbangkan buku kepada Adik-adik SMUN 1 Belinyu. Dengan uang yang terkumpul hampir 1,5 jt berhasil dibelikan buku-buku seperti yang sodara-sodara bisa lihat di bawah ini. Dari setiap judul buku yang terlihat di bawah, rerata masing-masing berjumlah 2 eksemplar, beberapa judul ada yang 3 eksemplar


Memang tidak banyak banget, alias sedikit. Buku-buku mahal sekali, pantas lah minat baca penduduk Indonesia termasuk rendah. Lha wong beli buku saja ndak mampu, beli barang untuk kebutuhan sehari-hari saja sudah repot karena harga yang terus melambung tinggi.

Demi keamanan, maka buku2 tadi Saya packing dengan kemasan anti air. Caranya sederhana: (1) Masukkan buku ke dalam kotak, (2) bungkus dengan koran, (3) lakban semua... (Catt: Warna coklat dari bungkusan ini bukan kertas lho, tapi lakban!!)



Sabtu pagi, 8 Maret 2008, akhirnya buku-buku ini berhasil diserahkan ke SMU. Pak Syamsul, Kepala Sekolah, menerimanya secara secara langsung. Setelah sempat berdiskusi sebentar dengan beliau, Saya malah diminta Pak Syamsul untuk memberi pengarahan kepada Adik-adik kelas. Sebenarnya sudah menolak, karena tidak punya persiapan, tapi dilakukan juga. Walhasil pengarahannya rada kacau karena tidak terstruktur. Berikut ini potongan ucapan terimakasih dari pihak SMU.



Untuk Aam dan Misto yang sudah mengikhlaskan sedikit uangnya untuk kegiatan ini, Terimakasih banyak. Smoga barokah dan bisnisnya tambah maju. Slamat bekerja lagi untuk mencari nafkah, sesuap nasi dan segenggam berlian...

20 January 2008

Temu Alumni ISBA Jogjakarta

Kabar akan diadakannya temu alumni ISBA Jogja pertama skali Saya peroleh dari Pak Mbs hari Jumat yang lalu. Beliau mengatakan bahwa Gubernur Prov. Kep. Bangka Belitung akan hadir ke Jogja. Namun Beliau sendiri belum tahu, kapan waktu pelaksanaan acara tersebut. Malamnya Bg'Riza datang ke kost dan kembali Saya mendapat kabar ini. Kami kemudian menghubungi beberapa teman untuk mengetahui kejelasan acara. Akhirnya diperoleh informasi bahwa temu alumni ISBA akan dilaksanakan hari Ahad, 20 Januari 2008 pkl 9, di Balai Pamungkas.

Minggu pagi, seperti biasa, hari Saya mulai dengan merendam cucian, beres2 kamar, mencuci pakaian, diteruskan dengan menyetrika. Ini sudah agenda tetap! Pkl 8an smuanya sudah beres, tinggal mandi. Slesai mandi masih juga belum jam 9, jadi Saya memutuskan baca2 proposal tesis.

Dtunggu-tunggu, Bq'Riza baru nyampe kost hampir stengah sepuluh. Bg'Yul sendiri saat itu dalam keadaan belum mandi. Melihat kondisi ini sudah dipastikan bahwa Qt akan datang telat. Brangkat dari kost masih jemput Bg'Anas di Sendowo, baru Qt meluncur ke lokasi tempat kejadian perkara. Sesampai di Balai Pamungkas suasana sudah ramai riuh dengan bahasa Bangka, namanya juga temu alumni Bangka dab! Masa' bahasa India...

Di ruang pertemuan ternyata acara sudah mulai dengan sambutan-sambutan. Malah saat Saya baru duduk, MC mengatakan bahwa setelah ini akan dibacakan doa. Walah! kok sudah masuk ke acara doa. Sudah mau slesai po? Ternyata memang doa didahulukan sebelum acara inti.

Di dalam ruangan Saya bertemu dengan beberapa orang tmen. Ada Udin Cs dari FOSSIBEL, juga ada Pak Faisol. Tokoh-tokoh masyarakat Bangka juga hadir disini, seperti Pak Sofian Efendi (Mantan Rektor UGM), Pak Djamaluddin Ancok (MWA UGM) dan Pak Arifin (Mantan Bupati Sleman). Yg pasti hadir ialah Pak Gubernur sendiri (Pak Eko Maulana Ali) beserta rombongannya (Walikota Pangkalpinang, Rektor UBB, dll). Saya senang skali bisa berjumpa dengan orang2 BESAR tersebut. Brada di dekat mereka membuat jantung berdetak lebih kencang dan darah mengalir lebih deras. Melihat keberhasilan mereka menjadikan Saya lebih optimis dan terpacu untuk smakin meningkatkan kemampuan diri dan berkarya bagi sesama.

Sofian EffendiSambutan Pak Sofian Efendi

Eko Maulana AliPresentasi Pak Gubernur BABEL

Acaranya sangat menarik, mulai dari pemaparan Pak Eko tentang Visi dan Misi BABEL dengan semboyannya BABEL BERGEMA (Bersatu, Bergerak Maju) yang menurut Saya penuh dengan keoptimisan, sampai acara hiburan seni budaya Bangka yang sangat memukau. Namun, dalam beberapa waktu Saya agak kurang menikmati acara karena lapar yang mendera...

Budaya BangkaBudaya Bangka
Budaya Bangka
Pkl 12 acara diakhiri dengan makan siang yang sangat dinanti-nantikan. Disini Saya memulai dengan meminum soft drink, sebelum menuju hidangan inti. Saya mengambil makanan dengan porsi lumayan dan menikmatinya dengan penuh rasa syukur dan bahagia. Stelah makan besar slesai, Saya menuju gubuk es krim. Tak disangka disini Saya berjumpa dengan Pak Kamsul. Pak Kamsul ini adalah dosen S1 Saya di Fisika yang mengajar Listrik Magnet. Ia juga sempat menjabat Ketua Jurusan Fisika UGM. Pak Kamsul hadir bersama istrinya, namun istri Pak Kamsul terlebih dahulu meninggalkan acara karena ada acara lain. "Maklum aktivis," kata Pak Kamsul...

Cukup lama Saya ngobrol dengan Pak Kamsul, sebelum akhirnya kembali ke habitat bersama Bg'Yul, Bg'Riza, Bg'Anas, dan Pak Faisol. Kami lalu menemui Pak Gubernur untuk foto bareng. Sialnya, Saya kebagian sbg fotografer.

Bersama Gubernur Bangka BelitungDari kiri ke kanan.
Bg'Anas, Bg'Riza, Bg'Yul, Pak Faisol, Pak Pemain Organ, dan Pak Gubernur BABEL